Home Dewan paroki Apa kabar website Gereja Sambiroto?

Apa kabar website Gereja Sambiroto?

653
0
SHARE
Apa kabar website Gereja Sambiroto?

Survey pembaca Kunci pada akhir Januari 2018 yang lalu, dari 99 responden sebanyak 85% berharap agar Kunci terbit melalui edisi online dan cetak. Tentunya harapan tersebut relevan dengan situasi saat ini, di era digital semakin banyak orang yang mengakses informasi secara online karena lebih mudah, cepat dan aktual. Oleh karenanya gereka kita pun harus mau berbenah dan mengikuti perkembangan kalau akan tetap eksis.

Terkait media online, sebenarnya Gereja St. Petrus Sambiroto sudah mempunyai website yang dirintis sejak tahun 2014. Website www.stpetrussambiroto.or.id tersebut dibuat oleh Bapak Johanes Leonardus Eko Prasetyo, dibawah Tim Kerja Penelitian dan Pengembangan.  Mungkin hingga saat ini masih banyak umat yang belum pernah mengunjungi website tersebut karena memang sosialisasinya masih terbatas, dan isinya pun belum diperbarui secara rutin.

            “Memang belum maksimal, bahkan sejak 2014 sempat down dua kali karena diserang oleh hacker. Sekarang sudah diperbaiki dan security-nya diperkuat, harapannya lebih aman” demikian tutur Pak Eko yang berasal dari Lingkungan Klipang 1. Bapak yang kesehariannya merupakan staf IT di Rs. Pantiwilasa dr. Cipto ini mengaku bahwa mengelola web adalah salah satu kegemarannya. Namun dia juga mengakui bahwa untuk mengisi dan memperbarui informasi di website masih kesulitan. “Saya bisa membuat websitenya, tetapi saya tidak bisa mengisi content beritanya, karena background saya webmaster bukan jurnalis. Untuk itu harapannya kedepan kami dapat menggandeng OMK maupun Majalah Kunci agar website yang sudah dibuat ini bisa menampilkan berita-berita gereja yang aktual” tambahnya.

Disampaikan pula bahwa, sebetulnya salah satu program kerja Bidang Litbang di tahun 2017 adalah membuat pelatihan untuk mengisi konten website, tetapi rencana kerja tersebut belum terlaksana.

 

Ladang garapan masih banyak

            Pak Eko juga mengaku bahwa selama ini dia cukup kewalahan mengelola website mengingat di bidang Litbang beliau juga dipercaya untuk mengolah dan mengelola data-data umat yang dikumpulkan dari masing-masing lingkungan. Untuk kedua urusan pekerjaan itu saat ini dia masih ditangani sendiri, belum ada tim khusus yang membantu. “Kadang memang belum tertangani semua, apalagi kalau di kantor juga sedang banyak kegiatan seperti akreditasi atau ada perubahan system” ungkapnya. Akhirnya yang dilakukan saat ini masih sebatas memindahkan informasi yang diterima dari whatsapp group gereja ke dalam website. Karena memang masih merintis, Pak Eko pun terbuka untuk mendapatkan masukan-masukan dari umat terkait pengembangan website.

            Website gereja ini sebenarnya mempunyai potensi yang baik kedepannya, karena apa yang dilakukan oleh gereja kita dapat diketahui juga oleh umat lain dimanapun berada. Sehingga harapannya dapat dimaksimalkan. Untuk itu, Pak Eko pun mengundang partisiapsi umat, khususnya kaum muda untuk dapat terlibat lebih banyak. Bila ada yang berminat silakan mengkontak Pak Eko di Hp. 085783186130 atau email: eko.pcold@gmail.com. Ladang garapan masih banyak.**[Elisabet S.AWidyastuti]