Home Dewan paroki Kamisan, Diberkati untuk Memberkati

Kamisan, Diberkati untuk Memberkati

780
0
SHARE
Kamisan, Diberkati untuk Memberkati

Kamis siang, 15/3/2018, di halaman gereja, depan poliklinik, para tukang bangunan dengan suka cita antre untuk mendapatkan makan siang. Sambil bersendau gurau dengan teman-temannya, mereka menyantap makan siang di poliklinik. Disediakan beberapa meja dan kursi layaknya warung. Sebagian diantara mereka duduk-duduk di depan poli karena ruangan tidak cukup. Nasi, soup, ayam goreng, pisang dan teh manis disediakan oleh ibu-ibu dengan cekatan dan penuh sukacita. Inilah program baru Gereja St. Petrus Sambiroto yang disebut KAMISAN. Sebuah kegiatan menyediakan makan siang gratis bagi siapa pun yang membutuhkan.

            Tak hanya tukang bangunan, ada juga pemulung yang kebetulan lewat, driver ojek online, warga sekitar dan juga ibu-ibu ikut menikmati makan siang. Semuanya lebih dari 100 orang. “Iki bener-beber makan siang sing sehat” kata salah satu tukang yang ada di poliklinik. “Sayang gak isa ngrokok ning kene” sambungnya berseloroh. Mereka nampak guyup dan mensyukuri berkat yang diterima.

Ketika ide Kamisan ini dilontarkan, sempat muncul pertanyaan dari salah satu umat, kegiatan ini merupakan program dewan paroki yang resmi dari gereja atau perorangan? Menurut koordinator program, Blasius Sapto Nugroho, kegiatan ini diinisaisi oleh Rm. Agus S. Gunadi, Pr kemudian dia bersama team berusaha menerjemahkan dalam tindakan. Ide dasarnya adalah semangat berbagi, melayani, membangun persaudaraan dengan warga sekitar dan siapa pun tanpa memandang agama maupun latar belakang. Hal ini pun disambut baik oleh umat yang secara sukarela bersedia berbagi. Puji Tuhan, sejak dimulai hingga saat ini, sudah terjadwal umat yang bersedia berpartisipasi menyediakan makan siang hingga 8  kamis kedepan.

            Menanggapi hal tersebut, Bapak Petrus Surana, Ketua Bidang III Dewan Paroki memberikan apresiasi, sekaligus penjelaskan bahwa saat ini dewan paroki yang baru saja dilantik sedang menyusun program kerja. Sehingga kegiatan tersebut belum masuk program kerja dewan. Akan tetapi, dewan akan menukung program-program yang memang baik untuk diselenggarakan. Oleh karenanya perlu dilakukan koordinasi.

            Dua Kamis berjalan dengan lancar. Tim Palugada mengambil inisiatif pertama untuk melayani. Menurut Pak Sapto, hingga saat ini yang sudah tercatat untuk terlibat adalah : Palugada, ibu Paulus Pandanaran Hill, Riang Family sinar Waluya, kelompok Lodheh, Lingkungan St. Yusup Puri Dinar Mas, Lingkungan Paulus Mikael Klipang 2, Ibu Nana Klipang 1 serta secara pribadi Rm. Agus mengambil peran tiga kali Kamisan.

“Sungguh luar biasa, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh umat yang sudah mendukung, dan kami juga berharap agar kedepan lebih banyak umat yang bersedia berbagi kasih” tutunya kepada Kunci. Disampaikan pula selama dua kali ini porsi makanan yang disediakan kurang lebih 125 porsi. Bagi yang berminat silakan menghubungi Bapak Blasius Sapto Nugroho di nomor HP/WA 085866684544. Bila ada yang ingin berdonasi tetapi tidak punya tenaga untuk menyajikan sendiri, tim ini pun bersedia membantu.

Lantas bagaimana dengan mbak Man dan warung-warung di depan gereja? Menurut Pak Sapto ternyata mereka pun menyambut baik dan tidak merasa tersaingi. Karena jauh-jauh hari sebelumnya mereka sudah diberitahu, sehingga mereka bisa mengurangi porsi yang dijual pada hari Kamis. Mereka meyakini kalau rejeki sudah ada yang mengatur.

Senang dan bersyukur akan dua kali Kamisan yang berjalan lancar, Rm Agus pun kemudian melontarkan ide tambahan. Melalui whatsapp group beliau menyampaikan bahwa ingin merealisasikan makan siang gratis dengan konsep mobile, mendatangi tukang, buruh gendong, penggarap sawah dengan mobil keliling dan bekerjasama lintas iman. Hidup ini kesempatan, tulisnya. Seperti lagu favorit yang sering dinyanyikan “Hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan bri. Hidup ini harus jadi berkat.** [Elisabet Widyastuti]